Jumat, 06 Januari 2012

pressure

Pressure
aku mahasiswa semester lima salah satu universitas swasta di ibu kota. itu artinya kurang lebih setahun setengah lagi aku lulus kuliah. Hurrraaayy!! :D
Di kampus aku termasuk mahasiswa yang tidak terlalu aktif tapi tidak terlalu dungu juga sihh hehe. Aku kerap bertanya kalau aku ingin. Aku tidak suka pertanyaan yang mengada-ada dan menjebak, apalagi menjatuhkan orang lain. Sama seperti yang lainnya, aku suka gorengan dan baksonya pakde hehehe. Yang membedakan aku dengan yang lainnya adalah kedatangan. aku satu-satunya mahasiswa 'teladan' dikampusku. 'telat datang pulang duluan'. entah kenapa aku sangat suka terlambat, pernah beberapa kali aku datang lebih awal dan aku merasa bosan sekali karna tak tau apa yang harus dilakukan. kebanyakan teman-teman mengobrol ngalor ngidul apa saja di ceritakan, aku juga terkadang begitu. tapi kalau boleh jujur (gaya negaraku 'jujur minta izin dulu'), aku membenci hal itu karna pasti ujung-ujungnya ngegosip. padahal aku sendiri benci banget di gosipin. jadi aku juga harus membenci ngegosip dong kalo ga mau di gosipin, ya gak? hmm.. tapi emang dasar cewe-cewe yah kalo ga ngegosip tuh bibir kering rasanya kalah deh ama pas lagi puasa. makanya di tahun baru ini, aku pengen sedikit demi sedikit merubah diri. yaahh masa taun baruan hatinya ga baru sihh..
New year, New You ! :) ayoo dong masa kulit doang yang berubah alias penampilan, tapi isinya masih yang lama.. basi kalii. oia ngomongin masalah isi dan kulit, belum lama ini di kampus ada launching baju. Jadi, semacam costume rule gitu *sigh* u know its mean ive to change my performe to be not me. and i hate it so much i hate. tapi bisa apa gue?? launchingnya di asrama, implementasinya di kampus. ga acii!! kalo kata upin ipin. kenapa aturan itu ga berlaku buat anak asrama ajah, gue kan bukan anak asrama, kenapa gue ikut-ikutan harus matuhin tu aturan jelas-jelas pas launching gue ga tau menahu. dan taraaaa , everybody must obey it. its miracle of life dear,, aku menghibur hatiku. Akhirnya gue nanya-nanya ke temen gue, apa ajah peraturannya. yahh siap-siap tersindir lah gue.
Di antara isi peraturannya, ga boleh make celana panjang apalagi jeans. kalo make celana harus yang bahan dan atasannya minimal selutut. Tuh kan,, baru syarat pertama udah bingung gue, gimana engga. baju-baju gue banyakan baju tanggung yang pastinya ga boleh make celana en kalo make rok sumpahh culun abiss dah gue. apa gue di program biar jadi culun apa, itu kan ga gue banget. walaupun gue juga bukan cewe yang mentingin fashion banget tapi gue ga nyaman bos make rok. ma'lumin la gue,, gue rada tomboy sih. make sarung ajah pada robek tuh sarung haha. Finally, gue tetep jadi diri sendiri yang berpenampilan apa adanya dan tetep jadi mahasiswi 'teladan'. lagipula perlu di pikirkan buat para ibu bapak dosen, lebih utama mana isi atau kulit? karena ga semua yang berpenampilan rapih itu rapih juga otak dan hatinya. yahh ga perlu gue bahas panjang lebar tentang hal ini, biarlah hati kalian yang bicara.
Nah yang barusan gue ceritain itu salah satu di antara banyaknya tekanan dalam hidup gue, pastinya semua makhlukNya merasakan berbagai tekanan dari manapun. Semua tergantung sikap kita bagaimana menghadapi tekanan itu, apakah kita bersikap bijak atau kekanak-kanakkan dengan menghindarinya. karena kemanapun kamu pergi, kamu pasti merasakan tekanan. Tapi Tuhan tidak pernah membebani hambaNya lebih daripada kemampuannya. aku percaya itu, kamu juga harus percaya.
Karena saat kita tidak mampu menyelesaikan suatu masalah, Tuhan bersama kita, kita percaya pada kemampuan Tuhan, Tetapi saat kita sendiri yang mengatasi situasi, itu berarti Tuhan percaya akan kemampuan kita. Maka kenapa harus tidak percaya?

¤When God solves your problems, you have faith in HIS abilities; but when HE doesn't solve your problems, HE has faith in your abilities.¤ :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar